Monday, 21 January 2013

神话传说


神话传说

1)盘古开天地

2)女娲造人



3)女娲补天
西北的天塌下来,女娲看到世界上发生巨大灾难,十分关切,决心炼石以补苍天。她选择了东海的天台山因为只有天台山菜出战炼石用的五色土,是炼补天石的绝佳之地。 于是,女娲在天台山顶堆巨石为炉,取五色土为料,又借来太阳神火,历时九天九夜,炼就了五色巨石36501块。虽然填补好了,但没有柱子支撑,天就会塌下来。女娲只好将背负天台山之神鳌的四只足砍下来支撑西极。可是天台山要是没有神鳌的负载,就会沉入海底,于是女娲将天台山移到东海之滨的琅琊,就是今天日照市涛雒镇一带。




4)精卫天海
据传说,有一天炎帝宠爱的女儿去东海玩,可是被海淹死了。她的灵魂变成了一支鸟,名字叫“精卫鸟”因为它的叫声“精卫,精卫”。它要报酬大海,于是他去西山衔来石子儿和树枝,一次又一次搬到大海里,要把东海填平。后来这篇故事变成成语,比喻遇到困难时要努力奋斗,不要放弃,想精卫不放弃填海似的。




 
   5)后羿射日
古代的时候,天上有十个太阳,人们难耐高温。后羿力大无比,用弓箭射掉了九个太阳,剩下现在的一个太阳,使温度适宜人们居住。

Mulai dari semester 6, Liburan, hingga Yesus Sobat Yang Setia


21 Januari, minggu kedua liburan musim dingin 2013….

Akhirnya semester enam yang sangat melelahkan berlalu juga. ‘Melelahkan’ bukan hanya karena pelajarannya banyak tapi juga karena semester musim gugur memang memiliki minggu yang lebih pendek, karena itulah jarak antara ujian mid dan akhir sangatlah pendek sehingga terasa seperti lomba renang gaya kupu-kupu 400 meter... ok, saya memang tidak pandai dalam pengandaian.

Anyway, eski semeter ini tingkat stress dua kali lipat, ditambah tugas 市场营销 dan tugas 小调查 yang sampai saat ini tidak saya mengerti fungsi dan manfaatnya, secara garis besar semester ini cukup menyenangkan. Kenapa? Karena akhirnya saya bertemu dengan pelajaran yang benar-benar saya sukai, yaitu 古代文学. Sebenarnya saya hampir yakin 100% pelajaran favorit saya adalah 中国历史. Namun berhubung pengajarnya tidak memenuhi standar guru yang berkualitas, maka saya hanya bisa bergantung pada 资料untuk mendalami 中国历史.

Kembali ke pelajaran 古代文学. Alasan saya sangat menyukai pelajaran ini karena saya mendapatkan pengetahuan mengenai literatur 中国 yang sudah berusia 2000 tahun lebih. Mulai dari 周朝sampai清朝. Mulai dari 诗歌sampai 小说. Kesimpulannya:中国古代文学并不比西方的差. Ok, saya tidak tahu bagaimana menyimpulkannya dalam bahasa Indonesia yang baik dan benar, namun begitulah hasilnya. Sayangnya sangat sedikit sekali literatur 中国yang sudah diterjemahkan dalam bahasa Indonesia. Yang benar-benar 中国古代文学yang pernah saya lihat di Jakarta hanyalah novel 三国yang masih diterjemahkan dengan kata-kata yang sangat membingungkan.

Alasan kedua adalah guru yang asyik. Bagaimana pun juga guru memang mempengaruhi pandangan murid terhadap berbagai macam ilmu pengetahuan. Bersyukur saya bisa mengenal 张胜林老师. Asyik, cool, funny! Mendengarkan penjelasannya seperti mendengar dongeng dan sering kali benar-benar membuat anak-anak lainnya tertidur.

Dan karena saya benar-benar menyukai pelajaran ini, maka saya akan secara khusus membuat ringkasan dari apa yang saya dapatkan selama satu semester ini. 中国古代文学 神话传说诗歌散文元曲,中国四大古代小说)

Jalan hidup manusia memang tidak selalu berada di puncak. Begitu juga dengan nasib mahasiswa biasa. Jangan dikira hanya karyawan yang ada masalah dalam hubungan sosial. Saya juga menghadapinya, mulai dari murid yang suka menjilat guru dan nusuk dari belakang, murid yang iri hati tanpa mengetahui berapa ember keringat dan darah yang saya tampung demi lulus ujian, memperlakukan saya sebagai teman cadangan dan seperti orang bodoh di tengah kerumunan, dan bla-bla-bla. Tapi justru kekecewaan itu yang membuat saya benar-benar bersyukur memiliki Tuhan Yesus, sobat sejati.

Yup! Semester ini memang banyak perubahan yang terjadi pada saya. Setelah berbulan-bulan saya mencoba bereksperimen untuk hidup sendiri tanpa mengandalkan Tuhan, dan meski saya mendapatkan achievement, namun tidak ada kedamaian di hati saya. Jika dulu saya menghadapi masalah dengan amarah, maka sekarang saya menghadapinya dengan bernyanyi “jalan serta Yesus, jalan sertaNya setiap hari...”. Kesimpulannya: kita memang tidak pernah bisa meninggalkan Yesus.

Lucunya, setelah seorang teman menyadarkan saya bahwa ‘teman saya ternyata bukan teman, menjadi batu sandungan dalam hidup saya selama dua tahun, hingga saya berpikir kenapa orang seperti dia pelayanannya di gereja bisa sangat luar biasa, dan sampai saat ini saya tidak tahu kenapa ia bersikap sangat buruk pada saya.

Selain beberapa kali ditelantarkan oleh beberapa teman di pinggir jalan, mulai dari dikacangin sampai benar-benar ditinggalkan di jalan karena mereka tiba-tiba saja memilih untuk pergi dengan orang lain. Bahkan orang yang saya anggap orang terbaik yang pernah saya kenal juga beberapa kali mengecewakan saya dan justru mendengarkan omongan orang yang tidak saja tidak mengenal Tuhan, tapi juga baru satu minggu mengenal saya.

Tapi saya tidak ingin larut dalam masalah ini karena tidak ada orang yang sempurna dan tidak ada teman yang sempurna. Seperti kotbah minggu ini: katakan “No!” pada pikiran negatif. Tapi sekali lagi saya harus ingat bahwa tidak ada orang yang sempurna dan saya orang yang paling tidak sempurna dari semuanya itu. Kita semua sama-sama harus ingtrospkesi diri. Dan yang paling membahagiakan dari semua ini adalah sampai kapan pun juga saya masih memiliki Tuhan, sobat yang sempurna. So, apapun yang terjadi tetap jalan serta Yesus!  

 
Kutahu Tuhan dengar doaku dan kutahu pasti Yesus yang belaku
Kutahu Tuhan lihat semua tetes air mata & luka, dan kutahu pasti Tuhan Yesus yang belaku 
(song from Mike Mohede "Tuhan Dengar Doaku")

Anyway, saya bersyukur empat bulan ini terlewati dengan selamat dan penuh ucapan syukur. Next? Liburan ini mau ngapain saja? Well, saya akan tetap menulis beberapa artikel pendek lagi saat saya mendapatkan ilham. Tetap bereksperimen dengan berbagai bahan makanan – karena saya beruntung liburan semester ini tidak perlu mengungsi ke asrama lain jadi saya bisa bebas memasak. Kerja bakti selama 4 minggu. Nonton film drama. Diet. Dan agenda selanjutnya masih belum diputuskan.